Kendari-Sultrainfo.id

Teka-teki mengenai siapa saja tokoh kuat yang akan bertarung dalam Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (Pilrek UHO) mulai menemui titik terang. Salah satu figur sentral kampus hijau tersebut, Dr. Herman, secara terbuka memberikan sinyal siap maju dalam kontestasi perebutan kursi nomor satu di perguruan tinggi terbesar di Sulawesi Tenggara ini.

​Saat dikonfirmasi mengenai kabar yang santer beredar di lingkungan kampus dan grup-grup diskusi, akademisi senior dari Fakultas Hukum ini tidak menampik langkah politik akademisnya tersebut.

​”Insya Allah, mohon dukungannya,” ujar Dr. Herman singkat namun sarat makna, saat dimintai tanggapan mengenai kesiapannya di Pilrek UHO melalui pesan WhatsApp, Selasa (2/6/2026).

Figur Strategis dengan Rekam Jejak Kuat

​Pernyataan “Insya Allah” dari Dr. Herman ini langsung mengubah peta spekulasi menjadi kalkulasi politik kampus yang nyata. Pasalnya, Dr. Herman bukanlah orang baru di jajaran birokrasi UHO.

​Saat ini, ia memegang tongkat estafet kepemimpinan transisi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO. Tidak hanya itu, dalam struktur definitif, ia juga mengemban amanah krusial sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni—sebuah posisi strategis yang membuatnya memiliki kedekatan emosional dan konsolidasi kuat dengan sivitas akademika, khususnya jaringan alumni dan mahasiswa.

​Selain aktif di dunia akademik, Dr. Herman juga dikenal luas di ranah publik dan media, salah satunya lewat perannya sebagai Ketua Dewan Pakar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara. Kombinasi latar belakang hukum, birokrasi kampus, dan jaringan publik ini dinilai banyak pihak sebagai modal utama yang kokoh.

Menanti Tahapan dan Penantang Baru

​Masuknya nama Dr. Herman dalam bursa calon dipastikan akan membuat dinamika Pilrek UHO periode mendatang menjadi jauh lebih menarik. Sebagai inkumben di posisi Plt Rektor, langkah Dr. Herman tentu akan memicu figur-figur potensial lainnya untuk segera memantapkan diri dan muncul ke permukaan.

​Hingga saat ini, agenda dan tahapan resmi Pilrek UHO terus menjadi pusat perhatian, tidak hanya bagi internal sivitas akademika—dosen, staf, dan mahasiswa—tetapi juga bagi masyarakat luas di Sulawesi Tenggara. Siapa yang akan menjadi penantang kuat Dr. Herman dalam perebutan kursi rektor UHO? Menarik untuk kita kawal bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *