Kendari-Sultra info.id

Jaringan kabel internet yang semrawut di Kota Kendari kembali memakan korban dan memicu keresahan publik. Kali ini, kecerobohan dalam pemeliharaan infrastruktur digital tersebut nyaris merenggut keselamatan seorang pengendara motor yang melintas di kawasan Kelurahan Wuawua.
Jamil, seorang warga RW 06 Kelurahan Wuawua, harus mengalami luka serius di bagian leher setelah terjerat kabel yang diduga kuat milik salah satu provider internet terbesar, IndiHome. Insiden mencekam ini terjadi saat korban tengah berkendara di Jalan Tanukila. Kondisi kabel yang menggantung rendah dan menjuntai hingga ke badan jalan membuat korban tidak sempat menghindar.
”Kondisinya sangat berbahaya. Saya sedang berkendara dan tiba-tiba kabel itu sudah melilit leher. Ini jelas kelalaian fatal yang sudah dibiarkan berlangsung lama tanpa ada penanganan sama sekali,” ujar Jamil dengan nada kecewa.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami cedera luka lecet dan memar di leher, serta syok berat akibat insiden yang bisa saja berakibat lebih fatal jika ia berkendara dalam kecepatan tinggi.
Desakan Tindakan Tegas dan Penertiban Total
Tak tinggal diam atas musibah yang menimpanya, Jamil mendesak Pemerintah Kota Kendari dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan. Ia meminta adanya sanksi dan tindakan tegas terhadap perusahaan penyedia layanan (provider) yang dinilai lalai dalam merawat aset infrastrukturnya.
Menurutnya, membiarkan kabel utilitas menjuntai di area publik bukan sekadar masalah estetika kota, melainkan bentuk pembiaran yang mengancam nyawa masyarakat.
Beberapa poin krusial yang kini menjadi tuntutan warga antara lain:
- Audit Keselamatan Jaringan: Meminta pemerintah daerah memeriksa kelayakan seluruh jalur kabel udara di Kota Kendari.
- Sanksi Hukum bagi Provider: Aparat kepolisian didesak memanggil pihak bertanggung jawab atas kelalaian yang menyebabkan korban luka.
- Standardisasi Pemasangan: Memastikan seluruh penyedia layanan internet mematuhi aturan tinggi ruang bebas jalan demi keselamatan pengguna jalan.
”Keselamatan warga yang melintas di jalan raya harus menjadi prioritas utama. Jangan tunggu ada korban jiwa baru semua pihak saling lempar tanggung jawab. Kami butuh tindakan nyata, tertibkan semua kabel semrawut di Kendari sekarang juga!” tegas Jamil.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap Pemkot Kendari segera memanggil pihak manajemen provider terkait untuk melakukan pembenahan total massal guna mencegah insiden serupa terulang kembali.
