Kendari-Sultra info.id

Aksi nekat dilakukan oleh dua pemuda di Kelurahan Tobuha, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Keduanya kepergok warga saat sedang asyik mencungkil besi di salah satu properti milik warga setempat pada Jumat (17/7/2026). Ironisnya, kedua pelaku diduga kuat mengonsumsi narkotika jenis sabu sebelum melancarkan aksi kriminal mereka.
Berkat laporan cepat dari masyarakat, Tim Patroli Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sultra yang sedang bersiaga langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan R. Suprapto.
Aksi Kejar-kejaran di TKP
Kedatangan petugas kepolisian sempat mengagetkan kedua pelaku. Melihat mobil patroli mendekat, kedua pemuda tersebut langsung mengambil langkah seribu dan mencoba melarikan diri dari sergapan petugas.
Aksi kejar-kejaran sempat terjadi, hingga akhirnya polisi berhasil meringkus satu pelaku berinisial RD (28). Sementara itu, satu rekan pelaku berhasil lolos dari kepungan dan kini tengah dalam pengejaran aparat.
”Saat tim tiba di lokasi, kedua pelaku langsung mencoba kabur. Satu orang berhasil kami amankan, sementara satu lainnya berhasil melarikan diri,” ujar perwakilan Tim Patroli Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sultra.
Temuan Alat Isap Sabu dan Modus Pelaku
Bukan sekadar pencurian biasa, polisi menemukan fakta mengejutkan saat melakukan penyisiran di TKP. Petugas menemukan sebuah alat isap narkoba (bong). Diduga kuat, kedua pelaku sengaja mengonsumsi barang haram tersebut untuk meningkatkan keberanian mereka sebelum membobol properti warga.
Dari hasil interogasi awal, RD mengaku bahwa dirinya tidak bertindak sendiri. Ia berdalih diajak oleh temannya—yang juga merupakan warga setempat—untuk menggasak besi di lokasi tersebut.
Barang Bukti Diamankan
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting yang akan digunakan untuk proses hukum lebih lanjut:
- 15 batang besi hasil curian.
- 1 set alat isap narkoba yang ditemukan di lokasi kejadian.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, RD beserta seluruh barang bukti kini telah diserahkan dan dilimpahkan ke Mapolsek Mandonga guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih mendalam, termasuk memburu satu pelaku lain yang identitasnya sudah kantongi petugas.
