Kendari-Sultrainfo.id

Komitmen perang total terhadap narkotika di Sulawesi Tenggara tampaknya tidak hanya menyasar masyarakat umum, melainkan dimulai dari dalam “rumah” korps baju cokelat sendiri.
Pada Rabu (3/6/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WITA, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sultra menggelar inspeksi mendadak berupa tes urine massal kepada seluruh personelnya. Langkah ini diambil sebagai aksi nyata penerapan prinsip zero tolerance (tanpa toleransi) terhadap lingkaran setan narkoba di tubuh kepolisian.
Pimpin Langsung, Pastikan Bersih Tanpa Celah
Operasi pembersihan internal ini dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol. Amri Yudhy Syamsualam Rama Wispha, S.I.K., M.H. Kehadiran orang nomor satu di Ditresnarkoba Polda Sultra ini menegaskan bahwa pengawasan tidak dilakukan secara formalitas belaka.

Satu per satu dari 82 personel yang hadir diwajibkan menyerahkan sampel urine mereka di bawah pengawasan ketat tim pengamanan internal. Strategi deteksi dini ini sengaja dilakukan untuk memastikan bahwa para penegak hukum yang sehari-hari memburu bandar narkoba, benar-benar bersih dan memiliki integritas moral yang kokoh.
”Kami menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba harus dimulai dari internal kepolisian. Kita harus memastikan setiap personel memiliki integritas tinggi dan mampu menjadi teladan yang nyata bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Amri Yudhy dengan tegas usai memantau jalannya tes.
Hasil Memuaskan: 100% Negatif
Setelah melalui rangkaian pengujian yang transparan, tim pemeriksa mengumumkan hasil yang melegakan: seluruh 82 personel dinyatakan negatif dari segala jenis narkotika.
Keberhasilan menyapu bersih internal ini menjadi modal krusial bagi Polda Sultra. Menurut Kombes Pol. Amri Yudhy, tes urine berkala seperti ini bukan sekadar rutinitas, melainkan pilar penting untuk menjaga dan memperkuat kembali kepercayaan publik (public trust) terhadap penegakan hukum tindak pidana narkotika di wilayah Sulawesi Tenggara.
Modal Utama Berantas Jaringan Narkotika di Sultra
Dengan rapor bersih 100% dari penyalahgunaan zat terlarang, Ditresnarkoba Polda Sultra kini melangkah dengan kepala tegak. Bersihnya internal organisasi menjadi “bahan bakar” utama bagi personel untuk terus memburu, memutus, dan memberantas jaringan peredaran gelap narkoba di Bumi Anoa secara profesional, transparan, dan tanpa kompromi.
