Malili-Sultrainfo.id

Aroma pelumas dan raungan mesin di Sirkuit Taman Sayang, Puncak Indah Malili, menjadi saksi lahirnya bintang baru dari Sulawesi Tenggara. Muhammad Al Ghazali Tsaqib, pembalap muda berbakat asal Kota Kendari, sukses mencuri perhatian publik setelah merebut podium kedua pada debut perdananya di ajang bergengsi Bupati Cup II Kejurprov IMI Sulsel Putaran I 2026.
Kompetisi yang digelar pada 30–31 Mei 2026 ini bukan ajang sembarangan. Diikuti oleh ratusan pembalap terbaik dari seantero Sulawesi, balapan ini menjadi magnet tersendiri karena bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Namun, status “pendatang baru” tidak membuat nyali Al Ghazali ciut di hadapan para rivalnya.
Sejak bendera start dikibarkan, pembalap muda ini langsung menunjukkan kelasnya. Keberhasilan menembus posisi runner-up di sirkuit menantang Malili membuktikan bahwa bakatnya tidak bisa dipandang sebelah mata.
”Sejak kecil, bakat dan minatnya di dunia otomotif memang sudah sangat menonjol. Dia punya ketekunan luar biasa. Alhamdulillah, di kesempatan pertama menjajal kejuaraan tingkat provinsi di Sulawesi Selatan, dia langsung bisa membuktikan kualitasnya dengan meraih podium kedua,” ungkap perwakilan keluarga Al Ghazali dengan nada bangga.
Sinyal Kebangkitan Otomotif Sulawesi Tenggara
Prestasi yang ditorehkan Al Ghazali bukan sekadar tentang membawa pulang trofi. Ini adalah pesan kuat bahwa Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara memiliki regenerasi atlet otomotif yang menjanjikan.
Keberhasilan di level regional (Sulsel) yang terkenal memiliki atmosfer balap sangat kompetitif, menjadi modal penting bagi Al Ghazali untuk melangkah ke ajang yang lebih tinggi.
Aksi impresif remaja asal Kendari ini diharapkan mampu memicu gelombang motivasi bagi generasi muda di daerahnya. Al Ghazali telah membuktikan bahwa dengan disiplin, kecintaan pada hobi, dan mental petarung, talenta lokal mampu berbicara banyak dan bersaing sengit di kancah regional maupun nasional.
