Kendari-Sultrainfo.id

Langkah monumental dan strategis dilakukan oleh Pemerintah Kota Kendari di bawah kepemimpinan Wali Kota, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., pada Rabu (10/12/2025). Sebanyak 3.045 individu secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

​Penyerahan SK massal ini, yang digelar dalam upacara khidmat di Lapangan Balai Kota, bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah terobosan signifikan dalam manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kendari. Inisiatif ini dikawal ketat oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari, menjawab urgensi pemenuhan kebutuhan tenaga kerja yang fleksibel dan terukur.

Strategi di Balik Angka 3.045

​Angka 3.045 merepresentasikan gelombang terbesar PPPK Paruh Waktu yang pernah diangkat di lingkungan Pemkot Kendari. Model PPPK Paruh Waktu dipandang sebagai solusi cerdas untuk:

  • Efisiensi Anggaran: Mengoptimalkan alokasi dana kepegawaian tanpa mengorbankan kualitas layanan.
  • Fleksibilitas Pelayanan: Memastikan ketersediaan SDM di sektor-sektor krusial yang membutuhkan jam kerja tidak penuh atau adaptif.
  • Penguatan Basis: Memperkuat fondasi pelayanan publik di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan tenaga yang berdedikasi.

​Wali Kota Siska Karina, didampingi oleh Wakil Wali Kota Sudirman dan Sekda Amir Hasan, menyerahkan langsung SK tersebut. Dalam pidato inspiratifnya, Wali Kota memberikan penekanan yang tegas pada tanggung jawab baru ini.

​”Tiga ribu lebih PPPK Paruh Waktu ini adalah bagian penting dari roda pemerintahan kita,” ujar dr. Hj. Siska Karina. “Pengangkatan ini harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Kendari. Kami menanti dedikasi, profesionalisme, dan integritas dari setiap saudara dalam menjalankan peran sebagai abdi negara dan masyarakat.”

Harapan dan Tantangan Baru

​Kehadiran ribuan PPPK Paruh Waktu ini diharapkan menjadi “suntikan energi” yang mampu meremajakan birokrasi dan meningkatkan kecepatan respon pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Momen ini juga menjadi saksi komitmen Pemkot Kendari dalam memberikan status kepegawaian yang jelas bagi pekerja kontrak, menciptakan rasa aman dan motivasi kerja yang lebih tinggi.

​Seluruh pimpinan OPD turut hadir menyaksikan, menyiratkan dukungan penuh birokrasi terhadap kebijakan strategis ini. Dengan penambahan 3.045 PPPK Paruh Waktu, Kendari kini menatap masa depan pelayanan publik yang lebih adaptif, efisien, dan berorientasi pada hasil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *