Jakarta-Sultra info.id

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh setiap tanggal 26 Juni menjadi momentum krusial untuk merefleksikan kembali komitmen bangsa dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

​Merespons momentum tersebut, Ketua Umum DPP Gerakan Anti Narkotika dan Zat Adiktif Nasional (GARNIZUN), H. Ardiansyah Saragih, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat sekaligus menyerukan gerakan bersama yang lebih agresif. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan HANI 2026 sebagai titik balik kebangkitan kesadaran kolektif.

​Menempatkan Anak sebagai Benteng Utama

​Menurut Ardiansyah, penyalahgunaan narkoba bukan lagi sekadar masalah hukum, melainkan ancaman eksistensial yang nyata bagi masa depan bangsa. Ia menilai pemilihan tema HANI 2026 sangat tepat dan relevan karena menempatkan anak-anak sebagai fokus utama gerakan nasional.

​“Generasi yang sehat, cerdas, dan kuat adalah modal utama kita dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Jika kita gagal melindungi anak-anak kita hari ini, maka impian besar bangsa ini di masa depan dipertaruhkan,” ujar Ardiansyah secara tegas.

​Ia menambahkan bahwa strategi perang melawan narkoba tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara konvensional setelah terjadi kasus. Upaya pencegahan hulu yang berkelanjutan jauh lebih mendesak. Hal ini harus diwujudkan melalui:

  • Edukasi masif di lingkungan sekolah dan komunitas.
  • Pembinaan karakter yang konsisten.
  • Penguatan nilai-nilai moral sejak usia dini di dalam keluarga.

​Bukan Hanya Tugas Aparat

​Lebih lanjut, Ardiansyah mengingatkan bahwa tanggung jawab membersihkan Indonesia dari jerat barang haram ini tidak boleh dibebankan kepada penegak hukum semata. Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci utama yang seringkali terabaikan.

​“Perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Mari bergandengan tangan menjaga lingkungan, keluarga, dan generasi muda agar benar-benar terbebas dari narkotika,” serunya.

​Sebagai bentuk nyata dari seruan tersebut, melalui momentum HANI 2026 ini, DPP GARNIZUN menyatakan komitmennya untuk terus berada di garis depan. Organisasi ini berjanji akan memperluas jangkauan gerakan pencegahan serta mengintensifkan edukasi publik, memastikan masyarakat semakin sadar, tanggap, dan imun terhadap bahaya narkotika serta zat adiktif lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *