Kendari-Sultra info.id

Di era digital saat ini, rekam jejak keuangan atau skor kredit bukan lagi konsumsi orang tua saja. Generasi muda kini dituntut untuk lebih melek finansial agar masa depan mereka tidak ‘terslip’ akibat kelalaian masa lalu.
Merespons kebutuhan tersebut, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tenggara (OJK Sultra) berkolaborasi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) meluncurkan sebuah terobosan edukasi digital. Bertajuk “OK BGT (Obrolan Keuangan Bareng Generasi Terdepan)”, program perdana yang disiarkan langsung melalui Instagram ini sukses menyedot perhatian ratusan netizen muda.
Mengapa SLIK OJK Begitu Krusial?
Pada episode pertamanya, OK BGT sengaja mengangkat tema yang sangat dekat dengan realitas anak muda: “Jaga SLIK Biar Tidak Terslip”. Istilah yang dahulu dikenal sebagai BI Checking ini kini bermutasi menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Banyak anak muda yang belum menyadari bahwa tunggakan kecil—seperti paylater atau cicilan online yang tidak terbayar—dapat merusak reputasi keuangan mereka. Melalui sesi interaktif ini, OJK dan Bank Sultra mengupas tuntas bagaimana SLIK bekerja, fungsinya dalam analisis kredit, serta bagaimana lembaga keuangan menilai kelayakan seorang calon debitur dengan prinsip kehati-hatian.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menegaskan bahwa media sosial menjadi senjata utama untuk mendekati generasi muda.
”Melalui program OK BGT, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak, serta terhindar dari berbagai risiko kejahatan keuangan,” ujar Bismi.
Waspada Modus “Pembersihan” SLIK Palsu
Daya tarik utama dari program ini adalah segmen “Numpang Tanya Bareng Marcon (Market Conduct)”. Di sini, penonton bisa berkonsultasi langsung secara blak-blakan mengenai layanan keuangan dan pelindungan konsumen.
Dalam kesempatan tersebut, OJK Sultra juga mengeluarkan peringatan keras terkait maraknya modus penipuan baru. Masyarakat diimbau untuk tidak percaya pada pihak-pihak yang menawarkan jasa “perbaikan” atau “pembersihan” nama di SLIK dengan pungutan biaya. OJK menegaskan bahwa layanan pengecekan dan pemulihan SLIK sepenuhnya gratis dan wajib mengikuti regulasi resmi yang berlaku.
Mencari Duta Literasi Keuangan Sultra
Tidak hanya sekadar memberi tontonan, OJK Sultra juga membuka kesempatan emas bagi anak muda daerah untuk terlibat aktif. Bersamaan dengan acara ini, resmi dibuka pendaftaran Duta Literasi Keuangan Sulawesi Tenggara. Agen-agen muda yang terpilih nantinya akan menjadi motor penggerak edukasi finansial di lingkungan sekolah, kampus, hingga komunitas mereka.
Siaran perdana OK BGT yang interaktif ini ditutup dengan keseruan Spin The Lucky Wheel bagi para penonton aktif. Ke depan, OJK Sultra berkomitmen untuk terus menggulirkan inovasi digital serupa demi menciptakan masyarakat Sulawesi Tenggara yang cakap finansial, inklusif, dan kebal dari jeratan aktivitas keuangan ilegal.
m
