MEDAN-Sultrainfo.id

Sebuah rekaman video mendadak viral di media sosial setelah memperlihatkan pengalaman unik sekaligus mencengangkan seorang penumpang saat menaiki taksi online di Kota Medan. Bukan karena fasilitas mewah, melainkan keberadaan sekat jeruji besi kokoh yang memisahkan kursi pengemudi dengan area penumpang belakang.
Pemandangan tak biasa ini dibagikan oleh akun @dirahimibu, memperlihatkan bagaimana kabin mobil disulap bak kendaraan tahanan atau ‘penjara berjalan’.
Usut punya usut, modifikasi ekstrem ini sengaja dilakukan oleh sang driver bukan untuk gaya-gayaan, melainkan demi bertahan hidup. Kota Medan yang belakangan kerap dihantui isu kriminalitas jalanan membuat para pekerja transportasi online memutar otak agar bisa pulang dengan selamat ke rumah.
“Ini bukan soal estetika, ini soal nyawa. Jeruji besi ini sengaja dipasang sebagai benteng pertahanan terakhir sang driver dari potensi tindak kriminal, terutama saat harus menjemput penumpang di larut malam,” ujar narasi yang beredar.
Ancaman begal atau penumpang berniat jahat yang kerap menyerang dari arah belakang membuat driver ini memilih cara yang kreatif sekaligus ekstrem. Dengan adanya jeruji besi tersebut, ruang gerak penumpang yang berniat buruk otomatis terkunci, dan driver tidak bisa dijangkau atau didekap dari belakang secara mendadak.
Meski memberikan kesan visual yang agak mencekam bagi penumpang, langkah preventif ini justru menuai simpati dari netizen. Banyak yang menilai tindakan ini adalah potret nyata dari mahalnya harga sebuah rasa aman bagi para pejuang nafkah di jalanan malam Kota Medan.
