​Kendari-Sultrainfo.id

Tim Buser77 Sat Reskrim Polresta Kendari berhasil menggulung seorang pria berinisial DE (38), pelaku penganiayaan berat yang terjadi di area parkir Club EXODUS Kendari. Pelaku yang diketahui merupakan residivis kasus narkoba tahun 2018 ini, tak berkutik saat diringkus polisi di kawasan Jalan Kristina Martatiahahu, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

​Penangkapan dipimpin langsung oleh jajaran Sat Reskrim Polresta Kendari pada Rabu (27/5/2026) malam sekitar pukul 20:00 WITA, setelah petugas melakukan penyelidikan intensif selama hampir tiga pekan sejak laporan resmi diterima pada 5 Mei 2026 lalu.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Niat Melerai, Malah Jadi Korban Pengeroyokan

​Aksi kekerasan ini bermula pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 21:00 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tragis ini menimpa dua orang korban, yakni FI dan HA.

  • Niat Melerai: Awalnya, korban FI baru saja keluar dari Club EXODUS yang terletak di Jl. Brigjen M. Yunus, Kelurahan Lepo-Lepo. Sesampainya di area parkir, FI melihat rekannya, HA, sedang dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal.
  • Serangan Brutal: Melihat situasi genting, FI bergegas datang dengan niat melerai perkelahian tersebut. Sialnya, tindakan humanis FI justru menyulut emosi kelompok pelaku. FI ikut menjadi sasaran amukan massa yang membabi buta.
  • Pemicu: DE berdalih awalnya melihat ada keributan di seputaran parkiran EXODUS. Saat menghampiri lokasi, ia melihat temannya sedang terlibat adu mulut sengit dengan pihak korban hingga berujung perkelahian fisik.
  • Peran Pelaku: Terpancing emosi, DE langsung mengambil tindakan sepihak. Ia mengaku memukul kepala bagian belakang korban menggunakan tangan kanannya.

Rekam Jejak Kriminal Pelaku

​Catatan kepolisian menunjukkan bahwa DE bukanlah orang baru dalam dunia kriminal. Berdasarkan data yang dihimpun, pria berusia 38 tahun ini merupakan residivis kasus narkotika pada tahun 2018 lalu.

​Saat ini, DE telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap pelaku lain yang terlibat dalam aksi pengeroyokan brutal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *