MEDAN-Sultrainfo.id

Solidaritas kemanusiaan di Sumatera Utara kembali menyala. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara mengambil langkah unik dan inspiratif dengan menginisiasi kegiatan “Pray for Bencana Sumut” melalui sebuah konser musik akustik bertajuk “HR Akustik Celebration Night.”
Acara amal ini dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat malam, 5 Desember 2025, bertempat di Garage Kopi, Jalan STM/Simpang Sakti Lubis, Medan. Konser ini bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan sebuah panggung kepedulian dan doa bersama bagi seluruh wilayah Sumatera Utara yang belakangan ini diterpa serangkaian musibah.
Panggilan dari Hati: Menggugah Kepedulian Lewat Nada
Ketua JMSI Sumut, Rianto SH MH, yang akrab disapa Anto Genk, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah refleksi nyata dari empati komunitas media siber terhadap penderitaan para korban bencana.
”Dengan acara ini kita harapkan mampu mengunggah kita semua untuk peduli sesama dengan hati yang ikhlas,” ujar Anto Genk pada Kamis (4/12/2025). “Mari bangun kolaborasi dan rasa kemanusiaan terhadap bencana di Sumut. Ini adalah panggilan dari hati, di mana media tidak hanya menjadi penyampai berita, tapi juga penggerak aksi nyata.”
Lebih dari Sekadar Konser: Ajang Doa dan Penggalangan Dana
”Celebration Night” dirancang secara khusus untuk menggabungkan hiburan akustik yang menenangkan dengan momen sakral doa bersama. Setiap lantunan nada diharapkan mampu mengirimkan energi positif dan harapan bagi para penyintas.
Selain menjadi ajang refleksi dan doa, acara ini juga berfungsi sebagai platform penggalangan dukungan dan dana yang akan disalurkan langsung kepada para korban bencana di berbagai daerah Sumut. JMSI Sumut secara terbuka mengajak seluruh elemen masyarakat, tanpa terkecuali, untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam aksi kemanusiaan ini.
“Semoga lewat kebersamaan ini, kita bisa memberikan manfaat nyata bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tambah Anto Genk, menekankan pentingnya sinergi kolektif dalam menghadapi tantangan bencana.
Acara amal ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi momentum penting untuk mempererat tenunan solidaritas kemanusiaan dan membuktikan bahwa, di tengah kesulitan, masyarakat Sumatera Utara tetap bersatu dan saling peduli.
