Kendari-Sultrainfo.id

Komando Rayon Militer (Koramil) 1417-08/Mandonga menggencarkan upaya Cipta Kondisi di wilayah Kota Kendari melalui kegiatan patroli bersama yang melibatkan komponen pendukung (Komduk), Kamis (04/12/2025). Berbeda dari patroli rutin, kegiatan yang dilaksanakan di Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga ini menitikberatkan pada edukasi dan penguatan ketahanan sosial masyarakat, alih-alih sekadar penertiban.
Dipimpin oleh Babinsa, tim gabungan yang terdiri dari dua personel TNI, dua Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan seorang Tokoh Masyarakat setempat menyusuri permukiman warga mulai pukul 20.00 WITA.
Fokus Utama: Memerangi Hoax dan Mempererat Persatuan
Komandan Koramil 1417-08/Mandonga, dalam laporannya kepada Dandim 1417/Kendari, menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah proaktif untuk membentengi masyarakat dari ancaman non-fisik, terutama penyebaran informasi palsu.
”Kami berulang kali menyampaikan himbauan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita Hoax yang tidak jelas kebenarannya. Saat ini, ketahanan informasi sama pentingnya dengan ketahanan fisik,” ujar Babinsa yang bertugas di lokasi.
Selain imbauan mengenai kewaspadaan terhadap kabar bohong, tim juga menekankan dua poin penting lainnya:
- Penguatan Silaturahmi: Warga diingatkan untuk terus menjaga dan mempererat tali silaturahmi antar sesama, sebagai benteng utama dalam menghadapi potensi gesekan sosial.
- Kewaspadaan Lingkungan: Masyarakat didorong untuk selalu waspada pada malam hari dan tidak ragu untuk melaporkan setiap kejadian atau hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban kepada aparat berwenang terdekat.
Representasi Tiga Pilar dan Dukungan Warga
Kehadiran Satpol PP dan Tokoh Masyarakat menunjukkan kolaborasi solid antara TNI dan pemerintah daerah, serta representasi dukungan penuh dari elemen masyarakat. Tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini berperan penting sebagai endorser yang meyakinkan warga akan pentingnya pesan yang disampaikan.
Kegiatan patroli dan dialog sosial ini dilaporkan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Upaya pre-emptive ini diharapkan dapat menciptakan iklim kondusif yang berkelanjutan di tengah dinamika informasi yang cepat.
