Kendari-Sultra info.id

Malam akhir pekan di Kota Kendari kini tidak lagi menjadi ruang bebas bagi para pelaku balap liar dan pengguna knalpot “brong” yang bising. Bertekad memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang ingin menikmati malam minggu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar operasi berskala besar bertajuk Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (13/6/2026).
Operasi yang dimulai tepat pukul 21.00 WITA ini dipusatkan di Pos Lantas 9.0. Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat kepolisian dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat serta potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di jalan raya.
Pendekatan Humanis, Tanpa Toleransi untuk Pelanggar Aturan
Apel kesiapan pasukan dipimpin langsung oleh Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sultra, Kompol Tiswan, S.H., M.H. Di hadapan barisan personel, Kompol Tiswan memberikan instruksi tegas namun humanis. Ia menekankan bahwa kehadiran polisi di lapangan adalah untuk mengedukasi, bukan sekadar menindak.
”Laksanakan tugas dengan profesional dan kedepankan pendekatan humanis. Namun, kita tidak boleh abai. Tingkatkan kewaspadaan terhadap aksi balap liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong) karena ini sangat mengganggu kenyamanan publik,” tegas Kompol Tiswan dalam arahannya.
Daftar Personel Tangguh di Lapangan
Demi memastikan wilayah hukum Kota Kendari tetap kondusif, sejumlah personel berpengalaman diterjunkan langsung ke titik-titik rawan. Beberapa nama yang memperkuat operasi KRYD malam itu antara lain:
- IPDA LD Muhammad Kisam
- AIPTU Jery Sampetua
- AIPTU Mujalidif
- AIPTU Suparman Sade
- AIPDA Famrin, S.I.P.
- AIPDA Rizwandy Azis
- BRIGADIR Heru Sutikno
- BRIPDA Rian Septiawal
Komitmen “Keselamatan untuk Kemanusiaan”
Operasi KRYD ini bukan sekadar rutinitas sabtu malam. Ini adalah manifestasi nyata dari komitmen Polri untuk menghadirkan ruang publik yang aman melalui konsep Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang berkelanjutan.
Hingga menjelang dini hari, jalannya operasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Melalui slogan “Keselamatan untuk Kemanusiaan”, Ditlantas Polda Sultra berharap aksi nyata ini dapat memicu kesadaran masyarakat Kendari untuk lebih sadar dan menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.
