KENDARI — Sultra info.id

Camat Mandonga Bersama Lurah Mandonga dan warga Mandonga mengadakan kerja bhakti normalisasi kali mandonga dalam rangka menjaga kebersihan kali dan sebagai wujud arahan Walikota Kendari guna mendapatkan piala adipura.
Komitmen terhadap pemenuhan hak asasi manusia atas lingkungan hidup yang baik dan sehat terus direalisasikan di tingkat akar rumput. Penggerak Hak Asasi Manusia (HAM) Kelurahan Mandonga, Suhardi, bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Mandonga, Kelurahan Mandonga, Babinsa, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kendari, serta warga setempat, menggelar aksi kerja bakti massal membersihkan Kali Mandonga, Selasa (3/11/2026).

Aksi gotong royong yang dipusatkan di kawasan RT 08, 09, dan 10 RW 03, Kelurahan Mandonga ini difokuskan untuk mengatasi potensi sumbatan aliran air, pembersihan tumpukan sampah, serta penebasan tumbuhan liar di sepanjang bantaran kali. Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat untuk mengantisipasi risiko banjir dan genangan air yang kerap mengancam permukiman warga saat musim hujan.
Dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, Camat Mandonga H. Kasman Kasim Marewa, S. Sos., MM, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan sekadar persoalan estetika tata kota, melainkan instrumen fundamental pemenuhan hak konstitusional warga negara. Hal ini juga sebagai wujud nyata dari arahan pimpinan Walikota Kendari Guna meraih Piala Adipura Kedepannya.

”Lingkungan hidup yang baik dan sehat adalah hak fundamental setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Melalui aksi hari ini, kami ingin memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat—memfasilitasi kesadaran kolektif bahwa merawat alam adalah bentuk perlindungan hak hidup yang layak bagi sesama,” ujar H. Kasman.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WITA ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sinergi lintas sektoral terlihat jelas ketika perangkat RT/RW, staf kelurahan, unsur kecamatan, dan aparat keamanan bahu-membahu bersama warga mengangkat sedimen dan sampah dari dasar kali.
Sementara itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari yang turut hadir di lokasi memastikan kesiapan armada untuk pengangkutan sampah hasil normalisasi agar tidak kembali mencemari lingkungan.
Kehadiran unsur pengawas dan pembina wilayah seperti Camat Mandonga dan Lurah Mandonga menegaskan bahwa kolaborasi antara birokrasi pemerintahan, aparat pertahanan, dan penggerak sosial menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan berbasis hak asasi manusia di Kota Kendari
