Kendari-Sultra info.id

Aksi meresahkan sekelompok pemuda berstatus pelajar di kawasan wisata religi Masjid Al-Alam (pintu gerbang kedua/Bat-Bat) berhasil digagalkan oleh Tim Patroli Perintis. Kelima remaja tersebut diciduk aparat kepolisian pada Minggu dini hari, 1 November 2026, sekitar pukul 00.30 WITA, usai melakukan pemalakan disertai penganiayaan ringan terhadap pengunjung yang sedang nongkrong.

​Operasi penangkapan ini dipimpin langsung oleh Komandan Tim (Dantim) Aipda Baskar Basra, yang sehari-hari menjabat sebagai PS Panit 2 Siturjawali.

​Kronologi Kejadian

​Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan cepat masyarakat yang mengadu ke petugas patroli terkait adanya aksi pemalakan dan kekerasan di lokasi kejadian (TKP). Berbekal laporan tersebut, Tim Patroli Perintis bergerak cepat menuju lokasi.

​Setibanya di TKP, petugas mendapati para pelaku masih berada di tempat. Tanpa buang waktu, tim langsung melakukan penyergapan dan mengamankan kelima pemuda yang diketahui masih berstatus sebagai pelajar tersebut.

​Sempat Buang Barang Bukti ke Laut

​Saat proses penangkapan berlangsung, situasi sempat tegang. Dua dari lima pelaku sempat berupaya menghilangkan jejak dengan membuang barang bukti senjata tajam berupa parang dan anak panah busur ke laut. Kendati demikian, kesigapan petugas membuat kelima pelaku tidak dapat mengelak dari jerat hukum.

​Barang Bukti yang Diamankan

​Meskipun senjata tajam sempat dibuang ke laut, petugas tetap mengamankan sejumlah barang bukti penting dari tangan para pelaku untuk proses hukum lebih lanjut, antara lain:

  • ​Uang tunai hasil pemalakan sebesar Rp262.000 (dua ratus enam puluh dua ribu rupiah).
  • ​Sejumlah barang pribadi berupa jaket dan tas milik pelaku.

​Saat ini, kelima pelajar tersebut telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif (interogasi) guna pengembangan kasus lebih lanjut serta mempertanggungjawabkan perbuatan hukum yang telah mereka lakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *