Kendari-Sultrainfo.id

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
algolist: 0;
multi-frame: 1;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8388608;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 43;

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara resmi memasuki babak baru di bawah kepemimpinan yang sudah teruji. Melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII yang berlangsung khidmat di Kendari, Sabtu (14/02/2026), Anton Timbang kembali dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin Sultra periode 2026-2031.

​Kemenangan aklamasi ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan sebuah mandat keberlanjutan. Setelah sukses membawa transformasi signifikan pada periode pertama, Anton kini mengemban misi yang lebih besar: menjadikan Kadin sebagai jangkar utama ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Filosofi Rumah Bersama: Kolaborasi di Atas Kompetisi

​Dalam pidato pengukuhannya yang menyentuh sisi emosional para peserta, Anton menegaskan bahwa Kadin harus menjadi ekosistem yang inklusif. Ia menepis paradigma bahwa organisasi pengusaha hanyalah tempat adu gengsi.

​”Kadin adalah rumah pengabdian kita. Ini adalah tempat kita bekerja sama, saling mendukung, dan saling menguatkan, bukan tempat untuk saling menjatuhkan,” tegas Anton.

​Ia menekankan pentingnya kesatuan gerak, meminta seluruh anggota untuk tidak membiarkannya “berjalan sendirian” dalam menghadapi tantangan ekonomi lima tahun ke depan.

Peta Jalan Strategis 2026-2031

​Tidak sekadar retorika, Anton Timbang langsung memaparkan blue-print kerja nyata yang menyasar sektor hulu hingga hilir:

  • Akselerasi Program Nasional: Kadin Sultra akan mengambil peran strategis dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan infrastruktur dapur yang representatif di berbagai wilayah.
  • Kedaulatan Pangan & Inflasi: Melalui Gerakan Pangan Murah, Kadin berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di seluruh Kabupaten/Kota di Sultra.
  • Hilirisasi & Ekspansi Global: Melanjutkan sukses direct export (ekspor langsung) tempurung kelapa ke China, Anton bertekad membawa lebih banyak produk UMKM Sultra menembus pasar internasional dengan standar kualitas premium.
  • Kedaulatan Aspal Buton: Kadin tetap konsisten menyuarakan agar Aspal Buton menjadi prioritas infrastruktur nasional, mengembalikan kejayaan sumber daya alam lokal di tanah air sendiri.

Sinergi Emas dengan Pemerintah

​Apresiasi mengalir deras dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Rekam jejak Kadin dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah selama ini dianggap sebagai “motor penggerak” yang krusial.

​”Kadin Sultra selalu siap mendukung program kerja pemerintah demi bangkitnya ekonomi Sulawesi Tenggara,” tutup Anton dengan optimistis.

​Dengan nakhoda yang sama namun visi yang lebih tajam, Kadin Sultra periode 2026-2031 siap bertransformasi dari sekadar organisasi pengusaha menjadi pilar ketahanan ekonomi daerah yang tangguh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *