Kendari-Sultrainfo. id

Demi menciptakan situasi wilayah yang kondusif menjelang akhir pekan, Komando Rayon Militer (Koramil) 1417-08/Mandonga, bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Tokoh Masyarakat, menggelar patroli gabungan pada Sabtu malam (06/12/2025). Kegiatan yang berpusat di Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, ini merupakan inisiatif proaktif yang dikenal sebagai operasi “Cipta Kondisi” untuk merajut sinergi Tiga Pilar plus Komponen Pendukung (Komduk).

​Patroli yang melibatkan dua personel Babinsa, dua personel Satpol PP, dan satu perwakilan Tokoh Masyarakat ini difokuskan pada dialog langsung dengan warga, bukan sekadar pemantauan fisik. Komandan Koramil 1417-08/Mandonga, melalui laporannya kepada Dandim 1417/Kendari, menegaskan bahwa sasaran utama kegiatan ini adalah pencegahan dini terhadap ancaman non-fisik dan fisik.

Fokus Kedalaman: Melawan ‘Bencana’ Hoaks

​Dalam dialog tersebut, tim gabungan secara khusus menekankan bahaya penyebaran informasi palsu atau hoaks. Isu provokasi dan berita tidak berdasar dinilai berpotensi memecah belah kerukunan warga.

​”Kami menghimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita Hoaks yang tidak pasti kebenarannya. Saat ini, keamanan bukan hanya soal kriminalitas, tapi juga bagaimana kita menjaga persatuan di ruang digital,” ujar salah satu Babinsa saat berinteraksi dengan warga Korumba.

​Imbauan tersebut juga diperkuat dengan ajakan untuk mempererat dan menjaga silaturahmi antar sesama warga, memposisikan kerukunan sebagai benteng sosial paling efektif melawan potensi konflik horizontal.

Peningkatan Kewaspadaan Berbasis Komunitas

​Selain ancaman hoaks, tim patroli juga mendorong peningkatan kewaspadaan di malam hari. Kepada warga, ditekankan pentingnya sistem keamanan lingkungan berbasis komunitas.

​”Kami minta warga untuk selalu waspada. Apabila ada kejadian yang mencurigakan atau bahkan tindakan kriminal yang terlanjur terjadi, jangan ragu dan segera laporkan kepada pihak berwajib,” pesan perwakilan Satpol PP, menggarisbawahi pentingnya kecepatan dan akurasi informasi dari masyarakat kepada aparat.

​Hingga laporan ini disusun, kegiatan patroli malam bersama yang dimulai pukul 20.00 Wita tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keberadaan kolaborasi TNI, Satpol PP, dan tokoh masyarakat ini diharapkan dapat memberikan efek deteran (penggentar) sekaligus menumbuhkan rasa aman bagi seluruh penduduk Mandonga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *