Kendari-Sultrainfo.id

Di tengah sisa-sisa lumpur yang masih menyelimuti jalanan Kota Kendari, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan darurat untuk meninjau langsung kondisi masyarakat yang terdampak banjir bandang pada selasa 12/5/26.

Kedatangan Mentan Amran bukan sekadar seremonial. Dengan sepatu bot yang terbenam lumpur, ia menyusuri pemukiman warga dan memberikan pelukan hangat bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal.

Dalam kunjungannya, Amran menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak akan membiarkan warga Kendari berjuang sendirian.​Bantuan Sektor Pertanian dan Logistik Darurat​Memahami dampak besar banjir terhadap ketahanan pangan lokal, Mentan Amran menyerahkan bantuan stimulan yang totalnya mencapai sekitar 10 miliar rupiah.

Bantuan tersebut mencakup:​

Pemulihan Lahan: Bibit unggul padi dan jagung untuk mengganti lahan yang puso (gagal panen).​

Alat Mesin Pertanian (Alsintan): Unit traktor dan pompa air untuk mempercepat pembersihan lahan dari endapan sedimen.​

Kebutuhan Pokok: Ribuan paket sembako dan perlengkapan bayi bagi warga di pengungsian.​

“Kendari Harus Bangkit”​

Dalam orasi singkatnya di hadapan warga, Amran Sulaiman yang memiliki kedekatan emosional dengan Sulawesi Tenggara ini menyampaikan pesan yang mendalam.

​”Saya hadir di sini bukan hanya sebagai Menteri, tapi sebagai saudara. Banjir ini ujian berat, tapi kita harus pastikan dapur warga tetap mengepul dan petani bisa kembali ke sawah sesegera mungkin. Kita akan kawal pemulihan ini sampai tuntas,” tegas Amran.​

Langkah Strategis Ke Depan

​Selain memberikan bantuan instan, Mentan juga menginstruksikan jajaran Direktorat Jenderal terkait untuk melakukan pemetaan ulang terhadap sistem irigasi di sekitar area pertanian Kendari yang rusak.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko serupa di masa tanam mendatang.​Kunjungan ini diakhiri dengan peninjauan dapur umum dan pemberian santunan kepada keluarga korban yang terdampak paling parah.

Harapan kini mulai tumbuh di wajah warga; bahwa di balik musibah, ada uluran tangan yang nyata untuk membangun kembali Kota Kendari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *