MOROSI-Sultrainfo.id

Langkah preventif diambil PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) bersama Pemerintah Kecamatan Morosi guna menjamin keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas di jalur vital Provinsi Trans Sulawesi. Pada Kamis (14/5/2026), satu unit alat berat jenis crane diterjunkan ke Desa Mendikonu untuk memangkas deretan pohon tua yang dinilai rapuh dan berisiko tinggi roboh.

​Kegiatan ini bukan sekadar pembersihan rutin, melainkan respons strategis terhadap ancaman cuaca ekstrem. Hujan lebat disertai angin kencang yang kerap melanda kawasan industri belakangan ini menjadikan pohon-pohon tua di sepanjang jalan tersebut sebagai “bom waktu” yang bisa mengancam nyawa pengguna jalan maupun pemukiman warga.

Hasil Koordinasi Lintas Sektor

​Aksi lapangan ini merupakan tindak lanjut konkret dari koordinasi intensif antara Pemerintah Kecamatan Morosi, Pemerintah Desa Puuruy, dan Desa Mendikonu yang telah digagas sejak April 2026 lalu.

​Camat Morosi, Israwati Tadjudin, S.Pd., M. Pd, memberikan apresiasi tinggi atas kecepatan manajemen PT VDNI dalam menanggapi permohonan bantuan teknis dari wilayahnya.

​“Alhamdulillah, pihak perusahaan langsung merespons dengan menurunkan unit alat berat. Langkah cepat ini sangat krusial untuk meminimalisasi risiko kecelakaan bagi masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di sekitar kawasan industri,” ungkap Camat Morosi.

Gotong Royong Perusahaan dan Masyarakat

​Di lapangan, suasana gotong royong terlihat kental. Tim teknis perusahaan bahu-membahu dengan unsur pemerintah desa dan masyarakat setempat untuk memastikan area penebangan aman dari lalu lalang kendaraan.

​Kepala Desa Mendikonu juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Menurutnya, tanpa bantuan alat berat dari perusahaan, pembersihan pohon-pohon besar tersebut akan sulit dilakukan secara manual oleh warga.

​“Kami sangat berterima kasih kepada manajemen PT VDNI. Penurunan unit crane ini sangat membantu kami mengantisipasi bahaya pohon tumbang sebelum jatuh korban, apalagi saat cuaca sedang buruk seperti sekarang,” jelas Kepala Desa Mendikonu.

Membangun Harmoni di Kawasan Industri

​Fokus kegiatan ini dipusatkan pada titik-titik rawan di Desa Mendikonu dan Desa Puuruy yang bersinggungan langsung dengan akses utama masyarakat. Selain aspek keselamatan, langkah ini bertujuan menjaga stabilitas mobilitas ekonomi di jalur Trans Sulawesi agar tetap lancar tanpa hambatan material pohon di jalanan.

​Melalui aksi kolaboratif ini, diharapkan sinergi antara korporasi, pemerintah, dan warga di lingkar industri Morosi semakin solid. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa kehadiran industri dapat memberikan manfaat nyata dalam aspek keamanan lingkungan dan perlindungan keselamatan publik secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *