Kendari-Sultrainfo.id

Komitmen untuk menjaga stabilitas dan keamanan wilayah terus diperkuat oleh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kota Kendari. Tepat pada Jumat malam (14/11/2025), Komando Rayon Militer (Koramil) 1417-08/Mandonga melaksanakan Patroli Gabungan Cipta Kondisi bersama komponen pendukung di wilayah Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.

​Patroli sinergis ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat, sekaligus menindaklanjuti arahan dari Komando Distrik Militer (Kodim) 1417/Kendari.

Fokus Utama: Antisipasi Hoax dan Kewaspadaan Malam

​Komandan Koramil (Danramil) 1417-08/Mandonga, melalui laporan resminya kepada Dandim 1417/Kendari, menyatakan bahwa kegiatan ini melibatkan personel dari berbagai unsur, menunjukkan soliditas antara aparat keamanan dan pemerintah daerah.

​”Patroli bersama komponen pendukung ini bertujuan untuk memastikan kondisi di wilayah Koramil Mandonga tetap aman dan terkendali, terutama menjelang akhir pekan,” kata Danramil dalam laporannya.

​Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh personel Bintara Pembina Desa (Babinsa), tim gabungan menyampaikan sejumlah imbauan krusial kepada warga setempat, diantaranya:

  • Tolak Berita Hoax: Masyarakat diimbau keras agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi dan berita bohong (hoax) yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan, demi mencegah perpecahan dan keresahan sosial.
  • Perkuat Silaturahmi: Pentingnya menjaga dan mempererat tali silaturahmi antar sesama warga ditekankan sebagai fondasi utama kerukunan di tengah keberagaman.
  • Tingkatkan Kewaspadaan: Warga didorong untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya pada malam hari, dan segera melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwajib.

Kolaborasi Tiga Pilar Keamanan

​Kegiatan patroli yang berpusat di Kelurahan Korumba ini melibatkan total lima personel gabungan dan tokoh masyarakat. Kehadiran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam tim ini memperkuat peran pemerintah daerah dalam penegakan ketertiban umum.

Personel yang terlibat:

  • ​Babinsa: 2 orang
  • ​Satpol PP: 2 orang
  • ​Tokoh Masyarakat: 1 orang

​Kehadiran Tokoh Masyarakat juga menunjukkan bahwa upaya Cipta Kondisi bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab kolektif yang melibatkan peran aktif pimpinan komunitas.

​Hingga laporan ini dibuat, kegiatan patroli gabungan tersebut dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan lancar sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *