Kendari-Sultra info.id

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi membuka Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat provinsi. Mengusung slogan “Berprestasi, Berkarakter, Berbudaya”, ajang ini menjadi wadah unjuk kebolehan para pelajar terbaik dari 17 kabupaten/kota se-Sultra.

Sambutan Kepala Dinas Dikbud Sultra yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas, Suhaeny, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya menjaga integritas selama kompetisi berlangsung.
“Menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran adalah hal mendasar. Lewat seni dan sastra, kita bawa pesan-pesan kebudayaan hingga ke tingkat nasional,” ujar Suhaeny saat membuka acara secara resmi.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru pendamping atas dedikasi mereka membina bakat para siswa. Kepada para dewan juri, Suhaeny berpesan agar menjalankan tugas secara profesional dan objektif.

“Kami meminta juri menilai dengan seadil-adilnya, agar perwakilan yang terpilih benar-benar menjadi duta budaya Sultra yang tangguh di tingkat nasional,” tambahnya.
15 Cabang Seni dan Sastra yang Dilombakan
Kompetisi tahun ini diikuti oleh talenta-talenta muda tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah yang bertanding dalam 15 cabang lomba:
- Seni Pertunjukan & Musik: Tari kreasi, monolog, menyanyi solo, kreativitas musik tradisional, instrumen gitar solo, baca puisi, dan cipta lagu.
- Sastra & Literasi: Cipta puisi, menulis cerpen, dan jurnalistik.
- Seni Rupa & Media Digital: Kriya, desain poster, fotografi, komik digital, serta film pendek.
Melalui ajang FLS3N ini, Dikbud Sultra berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat serta kepedulian tinggi terhadap kelestarian budaya daerah.
