Kendari-Sultrainfo.id

Komitmen kuat terhadap peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien kembali ditunjukkan oleh RSUD Kota Kendari. Melalui program evaluasi tahunan oleh Satuan Pengawas Internal (SPI), rumah sakit ini berhasil mengidentifikasi dan mengapresiasi tiga perawat terbaik yang bertugas di Unit Perawatan Intensif (ICU).
Kegiatan ini tak sekadar formalitas, melainkan cerminan dari misi rumah sakit untuk menumbuhkan budaya kerja yang berfokus pada profesionalisme dan keselamatan pasien.“Keselamatan dan kenyamanan pasien adalah tolok ukur utama kualitas layanan kami,” ungkap Ketua SPI RSUD Kota Kendari, dr. Hilma Yuniar Thamrin, M. Kes., Sp. P. K.

“Evaluasi berkala ini sangat penting untuk memastikan setiap tenaga medis menjalankan tugasnya dengan standar tertinggi.”
Proses Penilaian yang Objektif dan Mendalam
Penilaian kinerja yang berlangsung sepanjang Agustus 2025 ini dilakukan dengan sangat teliti. Tim juri SPI tidak hanya mengandalkan data administratif, tetapi juga melibatkan observasi langsung, wawancara, serta umpan balik dari pasien dan keluarga.Sejumlah indikator ketat menjadi acuan, mulai dari kompetensi klinis, kedisiplinan, kejujuran, loyalitas, hingga kemampuan komunikasi dan kerja sama tim. Fokus utama pada perawat ICU menunjukkan prioritas rumah sakit pada unit vital yang menuntut ketelitian dan kecepatan respons tinggi.
Tiga Nama yang Menginspirasi: Dedikasi di Garis Depan
Dari seluruh perawat yang dievaluasi, tiga nama berhasil menonjol dan meraih predikat kinerja terbaik: Rendianita, Kamaruddin, dan Elking Adri Ediyanto. Mereka terpilih bukan tanpa alasan. Ketiganya dinilai menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memberikan layanan keperawatan yang humanis, responsif, dan komunikatif.
Keberhasilan mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh tenaga kesehatan di RSUD Kota Kendari untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Apresiasi ini menjadi pengingat bahwa dedikasi dan profesionalisme adalah kunci dalam menciptakan layanan kesehatan yang unggul dan terpercaya.
