Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: BMKG Sultra Ingatkan Potensi Hujan Deras dan Angin Kencang Meluas


Kendari, 30 November 2025 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tenggara kembali mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sultra sore ini.
Menurut rilis resmi BMKG pada pukul 12:50 WITA, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diperkirakan akan terjadi mulai pukul 13:20 WITA. Kondisi cuaca buruk ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 15:20 WITA.
🎯 Wilayah yang Diminta Paling Berhati-hati:
Daerah-daerah di Sultra yang diprediksi paling terdampak pada fase awal, meliputi:
- Kabupaten Konawe: Sampara, Besulutu, Bondoala, Anggaberi, Meluhu, Kapoiala, Lalonggasumeeto, Morosi, Anggalomoare, Anggotoa.
- Kabupaten Konawe Selatan: Tinanggea, Kolono, Moramo, Laonti, Moramo Utara, Wolasi, Laeya, Kolono Timur.
- Kota Kendari: Mandonga, Baruga, Poasia, Kendari Barat, Wua-wua, Kadia, Puuwatu, Kambu.
- Serta sebagian wilayah Kabupaten Muna (Lasalepa, Batalaiwaru), Buton (Pasarwajo), Wakatobi (Wangi-wangi), Konawe Utara, Buton Utara, Konawe Kepulauan, dan Muna Barat.
🚨 Potensi Perluasan dan Dampak Bencana
BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi meluas ke wilayah lainnya, termasuk:
- Kabupaten Kolaka: Wolo, Latambaga, Samaturu.
- Kabupaten Konawe: Unaaha, Wawotobi, Pondidaha, Soropia.
- Kabupaten Muna: Napabalano, Maligano, Wakorumba Selatan.
- Kabupaten Konawe Selatan: Angata, Andoolo, Palangga, Landono, Konda.
- Kabupaten Bombana (Rarowatu, Rumbia), Konawe Utara, Buton Utara, Kolaka Timur, dan sebagian Kota Kendari.
Masyarakat di seluruh wilayah yang disebutkan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang ditimbulkan oleh cuaca buruk ini, seperti:
- Banjir bandang dan genangan air di daerah dataran rendah.
- Longsor di area perbukitan dan tebing.
- Pohon tumbang akibat angin kencang.
- Gangguan pelayaran bagi transportasi laut.
Masyarakat diharapkan untuk memantau informasi cuaca terkini secara berkala melalui kanal resmi BMKG.
